Sayangku,
Bebankah kau mencintai aku yang keras ini,
Sakitkah mencintai aku yang angkuh ini,
Pedihkah mencintai aku yang dusta ini.
Aku bukan terbaik untuk kau di saat ini,
Malah bukan dapat memberi seribu kebahgiaan di saat ini,
Aku bersama dunia ku,
Mencipta kebahagiaan tanpamu,
Namun aku masih ada rasa rindu nak bertaut dengan mu.
Tapi aku tak mampu nak patuh pada seribu janji,
Hanya Tuhan yang mampu menunaikan janji janji yang terlafaz,
Sayangku,
Walau aku putuskan pertemuan kita,
Namun aku tak membiar agar kisah kita berakhir disini,
Teruskan selagi mampu untuk berdoa.
Meski suatu hari nanti,
Bukan takdirku untuk semai cinta untukmu,
Bukan aku yang menjadi peneman bahagiamu,
Akan terus aku berdoa,
Agar kau memiliki kebahagiaan itu hingga ke syurga :')
Meski Tuhan memberi kita ruang kembali bersama,
Ku syukuri akan doa yang tak terputus,
Ku hadiri menghargai segala pengorbananmu,
Dengan lafaz Bismillahirahmanirahim aku bersedia dimiliki :')
Namun,
Ruang dan masa yang diberi,
Akan ku hargai dengan sebaiknya,
Belajar untuk mengenali hati sendiri,
Meronta mencari hikmah yang tersembunyi.
Sayangku, maafkan aku.